Sabtu, 16 Mei 2026

Redaksi

253 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Fakultas Filsafat UGM Resmi Miliki Pemimpin Baru

Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada melangsungkan acara serah terima jabatan dekan pada Senin, (10/10) lalu. Serah terima dilakukan dari dekan periode 2012-2016, Mukhtasar Syamsuddin,...

Cahaya Artifisial dan Mereka yang Redup oleh Silaunya

Keadaan yang gelap adalah salah satu penghambat manusia untuk beraktivitas. Di dalam keadaan yang gelap, apalagi gelap total, manusia hanya bisa meraba-raba sesuatu di...

Antara Humor dan Eksistensialisme

Saat ada pertimbangan antara humor dan filsafat, tak jauh dari  bagaimana keduanya saling mengandung ciri satu sama lain. Artinya secara internal keduanya berkorelat. Humor...

Wanita, Manusia Biasa Serba Bisa

Saya telah sekian lama mengenal Tagore, tapi tak pernah sekalipun membaca hasil karyanya. Seperti seorang yang memendam rasa kepada seseorang sejak lama, namun tak...

Dilema Rahim dan Ovarium

Kekhawatiran luar biasa akan dirasakan kebanyakan  perempuan yang sudah menikah namun belum juga memiliki anak. Tidak hanya rasa khawatir, beberapa perempuan bahkan merasa malu...

Absurditas Manusia Modern

Manusia pada abad 21 seakan dibutakan dengan kegiatan individunya masing-masing. Mereka sibuk mengejar keinginan dan hasrat yang tak terlampau, menjalankan apa yang ingin dicapainya....

George W. Bush dan Sisi Manusianya

  Seluruh dunia mengenal George Walker Bush. Bahkan, ia mungkin merupakan salah satu orang yang paling dikenal sekaligus dibenci di dunia. Segala hal mengenai dirinya...

Mendamaikan Masa Kini dengan Masa Lalu

Mungkin bukan saya saja yang ketika malam datang dikepung oleh rasa kesepian. Di dalam kesepian itu, seringkali saya hanya mampu tiduran di atas kasur...

Tragedi Charlie Hebdo: Kisah Klasik Kebebasan Berpendapat

"Je suis Charlie!" teriak segala jenis manusia yang berkeliaran di media sosial pada Januari 2015 lalu, ketika layar terang mereka mengabarkan secara real-time bahwa...

Mengajak Minum Tuak

“30 tahun kemudian mereka tidak akan bertemu lagi di sini.”  Begitu cara Goenawan Mohamad mengakhiri sajaknya, 30 Tahun Kemudian. Meski terasa begitu spontan, kalimat ini...