Fajar mulai menampakkan dirinya
Kesadaran perlahan ada sembari membuka mata
Kulihat ragamu paksa tegak bersiaga
Di depanku, kau tetap tersenyum ria
Tenang seakan tak ada apa-apa
Ayah…
Di tengah keadaanmu yang tak baik-baik saja
Kau tetap melangkah pergi bekerja.
Menyapa pagi, semangat membara
Mengais rezeki untuk keluarga tercinta.
Ayah…
Di tengah hati yang sedang tak baik-baik saja
Kau memilih diam dalam gulita
Saat kutanya ada apa dengannya
Ternyata sakitnya begitu nyata
Air mataku jatuh tak terkira
Mengapa kau harus diam seribu bahasa?
Menanggung semua beban di dada?
Apakah hanya ini jalan satu-satunya?
Kini tubuhmu tak lagi perkasa
Tetapi senyummu tetap bertahta
Sembunyikan perih yang menyiksa raga
Demi melihat kami tetap bahagia
Ayah…
Ku ingin sekali engkau berbagi rasa,
Menambal sepi yang kau tutupi tiap malamnya
Ku ingin kita lalui bersama,
Karena kita adalah keluarga
Penulis: Najwa Halepy Zahran
Ilustrator: Cindyca Galuh Witama
















