Aksi Damai di Perempatan Gramedia

 
(bpmfpijar.com/Najwa)
(bpmfpijar.com/Najwa)
 

Massa Aksi Damai Cik Di Tiro menggelar aksi damai di Perempatan Gramedia Jalan Sudirman, Yogyakarta, Selasa (1/9) sore. Mulanya, massa aksi yang terdiri dari gabungan berbagai elemen masyarakat sipil tersebut berkumpul di Wisma Kagama sekitar pukul 15.55 WIB. Setelahnya, massa aksi mulai melakukan long march melewati Jalan Cik Di Tiro menuju ke Perempatan Gramedia.  Adapun aksi damai ini mengusung dua tuntutan, yakni turunkan rezim Prabowo-Gibran dan tarik mundur kolonialisme Indonesia dari periferi jajahannya di luar Pulau Jawa (Aceh, Papua, Kalimantan, Papua, dsb).

Berdasarkan pantauan Pijar, massa aksi mulai memadati perempatan Gramedia Jalan Sudirman pada pukul 16.25 WIB. Setibanya di lokasi aksi, massa aksi mulai membentuk formasi lingkaran sembari membawa selebaran yang berisi pelbagai tuntutan atau kritik terhadap program pemerintah yang dinilai serampangan. 

Setibanya di lokasi, mulanya aksi berlangsung tertib dan kondusif. Beragam kegiatan turut mewarnai aksi tersebut, mulai dari orasi, bernyanyi, bermain bola, hingga membaca buku di lapak baca. Tak lupa, tampak massa aksi juga secara aktif memberikan jalan bagi ambulans yang melintas dari arah utara dan selatan.

Namun, pada pukul 19.04, suasana mulai ricuh ketika sejumlah anggota ormas preman memprovokasi massa aksi hingga sempat mengejar beberapa peserta aksi. Kericuhan memuncak pada pukul 21.50, saat aparat Kepolisian mengarahkan massa untuk melakukan long march kembali menuju Universitas Gadjah Mada (UGM). Saat tengah mundur ke arah utara, sebuah ambulans mendadak masuk dan memecah barisan massa. Pada saat yang sama, kelompok ormas justru datang menyerang dan mengejar massa aksi yang tengah bergerak mundur.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah peserta aksi menjadi korban. Tercatat, ada 6 mahasiswa yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka robek, luka pada kepala, lebam, hingga sesak napas akibat paparan pepper spray yang disemprotkan oleh kelompok ormas.

 

 

Penulis: Anak Agung Gede Ngurah
Fotografer: Esthetia Nafeesa Maheswari 
Editor: Agito Yacobson Sitepu
Artistik: Najwa Nazailla Al-adzanie 

 

Terbaru

Terkait

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini