Dokumen Istimewa

Tim Nasional Underwater Hockey memersembahkan empat medali bagi Indonesia dalam SEA Games 2019. Kompetisi yang dilangsungkan di Vermosa Sport Hub, Imus, Cavite, selama 2-5 Desember 2019, telah usai.  

Dua medali perunggu berhasil diraih oleh Tim Underwater Hockey Putri Indonesia yang terdiri dari Florina Paula, Waluyo Carmelita, Kinasih Cyntia, Effendi Aulia Dhona, Iriana Livia, Indriani Maria, Nuraini Syifa, Suryanto Josephine, Fabiola Annisa, Hizkia Zefanya pada SEA Games 2019 Filipina. Turun di nomor 4×4 dan 6×6 putri, Tim Underwater Hockey Putri Indonesia di nomor 6×6 berhasil menaklukkan Malaysia dengan skor 8-0 pada laga perebutan medali perunggu.

Salah satu pemain dalam Tim Underwater Hockey Putri Indonesia, Aulia Dhona Effendy. (Sumber: Dokumen Istimewa)

Medali perunggu juga berhasil diraih oleh Tim Underwater Hockey Putra Indonesia yang terdiri dari Dariano Andhika, Kambey Petrol, Lemanwono Anthony, Lemanwono Christopher, Muhammad Teddy, Hidayat Hadi, dan Sabandar Ferdinand pada SEA Games 2019 Filipina. Turun di nomor 4×4 Putra, Tim Underwater Hockey Putra Indonesia menaklukkan Malaysia dengan skor 7-1 pada laga perebutan medali perunggu.

Medali perak berhasil diraih oleh Tim Underwater Hockey Putra Indonesia yang terdiri dari Dariano Andhika, Kambey Petrol, Lemanwono Anthony, Putera Guntur, Muhammad Teddy, Hidayat Hadi, Thenedy Steven, Meghadito Fariz, Yufan Andreas, Susanto Ronald pada SEA Games 2019 Filipina. Turun di nomor 6×6 putra, Tim Underwater Hockey Putra Indonesia meraih medali perak karena tidak berhasil mengungguli Singapura di final dengan skor 3-4.

Deretan pencapaian ini patut dirayakan mengingat beberapa kendala yang dihadapi Tim Nasional Underwater Hockey dalam gelaran dwi-tahunan ini. Beberapa pemain baru pertama kali mengikuti kompetisi antar negara. “(Pemain) baru banget ikut SEA Games, sebelumnya hanya ikut Kejurnas dan latih tanding,” ujar Dhona, salah satu pemain putri yang berhasil meraih medali perunggu.

Badai Kammuri yang melanda Filipina menghentikan sementara pertandingan pada hari kedua. Jadwal padat di hari ketiga dan keempat menjadi konsekuensi yang mesti dihadapi para peserta cabang olahraga ‘anyar’ dalam kompetisi multicabang Asia Tenggara. Tiga sampai empat pertandingan mesti dilakoni dalam sehari.

“Jadi, kita capek banget waktu pertandingan, namun, menurutku tetap bermain maksimal,” ujar Dhona menambahkan. Para peserta mesti melakukan recovery dengan cepat karena sudah ditunggui pertandingan lanjutan.

Sebab keberhasilan meraih medali meski tergolong olah raga baru, Underwater Hockey akan dikembangkan lebih oleh Komite Olahraga Indonesia (KOI). “Aku sendiri akan mengembangkan (Underwater Hockey) di Jogja bersama Unit Selam UGM,” ujar Dhona saat ditanya perihal rencananya ke depan. Di timnas saat ini, baru ada dua pemain yang berasal dari Jogja.

Dhona menginginkan ekosistem olahraga yang apik dengan memperbanyak kompetisi di segala kelompok umur dan diskusi yang berkelanjutan demi perkembangan Underwater Hockey di Indonesia. “Aku akan mengajak dan mengajari yang lain, ini tanda terima kasihku untuk Underwater Hockey,” tukas Dhona.

Empat medali (satu perak, tiga perunggu) dari Underwater Hockey menempatkan Indonesia di urutan kedua pada klasemen umum SEA Games 2019. Indonesia, yang mengoleksi 51 emas, hanya berada di bawah Filipina, tuan rumah, yang mengoleksi 88 emas. SEA games akan berlangsung sampai 11 Desember 2019. (Pramodana/Sherin)

(artikel ini mengalami perubahan, sebelumnya terdapat kesalahan dalam penulisan medali)

LEAVE A REPLY